Pengertian Masyarakat madani secara umum dan menurut pandangan tokoh
MASYARAKAT MADANI
A.Pengertian Masyarakat Madani
Masyarakat madani
dikenal pula dengan istilah civil society. Banyak ilmuwan yang memberikan
pengertian tentang civil society atau masyarakat madan. masyarakat madani
adalah sebuah gagasan yang menggambarkan maasyarakat beradab yang mengacu pada
nila-inilai kebajikan dengan mengembangkan dan menerapkan prinsip-prinsip
interaksi sosial yang kondusif bagi peneiptaan tatanan demokratis dalam
kehidupan bermasyarakat dan bernegara.
B.ciri-ciri
masyarakat madani
1.
Terintegrasinya individu-individu dan kelompok-kelompok ekslusif kedalam masyarakat
melalui kontrak sosial dan aliansi sosial.
2. Menyebarnya
kekuasaan sehingga kepentingan-kepentingan yang mendominasi dalam masyarakat
dapat dikurangi oleh kekuatan-kekuatan alternatif.
3.
Dilengkapinya program-program pembangunan yang didominasi oleh negara dengan
program-program pembangunan yang berbasis masyarakat.
4.
Terjembataninya kepentingan-kepentingan individu dan negara karena keanggotaan
organisasi-organisasi volunter mampu memberikan masukan-masukan terhadap
keputusan-keputusan pemerintah.
5.
Tumbuhkembangnya kreatifitas yang pada mulanya terhambat oleh rejim-rejim
totaliter.
6. Meluasnya
kesetiaan (loyalty) dan kepercayaan (trust) sehingga individu-individu mengakui
keterkaitannya dengan orang lain dan tidak mementingkan diri sendiri.
7. Adanya
pembebasan masyarakat melalui kegiatan lembaga-lembaga sosial dengan berbagai
ragam perspektif.
8. Bertuhan,
artinya bahwa masyarakat tersebut adalah masyarakat yang beragama, yang
mengakui adanya Tuhan dan menempatkan hukum Tuhan sebagai landasan yang
mengatur kehidupan sosial.
9. Damai,
artinya masing-masing elemen masyarakat, baik secara individu maupun secara
kelompok menghormati pihak lain secara adil.
10. Tolong
menolong tanpa mencampuri urusan internal individu lain yang dapat mengurangi
kebebasannya.
C.Masyarakat
madani menurut para ilmuan
W.J.S. Poerwadarminto
Menurut W.J.S. Poerwadarminto, kata
masyarakat berarti suatu pergaulan hidup manusia, sehimpunan orang yang hidup
bersama dalam suatu tempat dengan ikatan dan aturan yang tertentu. Sedangkan
kata madani berasal dari bahasa Arab yaitu madinah, yang artinya kota. Dengan
demikian masyarakat madani secara etimologis berarti masyarakat kota. Meskipun
demikian, istilah kota tidak merujuk semata-mata kepada letak geografi s,
tetapi justru kepada karakter atau sifat-sifat tertentu yang cocok untuk
penduduk sebuah kota. Dari sini kita paham bahwa masyarakat madani tidak asal
masyarakat yang berada di perkotaan, tetapi yang lebih penting adalah memiliki
sifat-sifat yang cocok dengan orang kota, yaitu yang berperadaban.
Rumusan PBB
Menurut rumusan PBB, masyarakat madani
adalah masyarakat yang demokratis dan menghargai human dignity atau hak-hak
tanggung jawab manusia. Adapun dalam frasa bahasa Latin, masyarakat madani
merupakan padanan frasa civillis societies. Artinya adalah suatu masyarakat
yang didasarkan pada hukum dan hidup beradab. Dalam bahasa Inggris, masyarakat
madani dikenal dengan istilah civil society. Artinya adalah masyarakat yang
menjunjung tinggi nilai-nilai peradaban.
Muhammad A.S. Hikam
Menurut Muhammad A.S. Hikam,
masyarakat madani adalah wilayah-wilayah kehidupan sosial yang terorganisasi
dan bercirikan antara lain kesukarelaan, keswasembadaan dan keswadayaan,
kemandirian yang tinggi terhadap negara, dan keterikatan dengan norma serta
nilai-nilai hukum yang diikuti warganya.
Thomas Paine
Menurut Thomas Paine masyarakat
madani adalah suatu ruang tempat warga dapat mengembangkan kepribadiannya dan
memberi peluang bagi pemuasan kepentingan secara bebas dan tanpa paksaan.
Nurcholis Madjid
Menurut Nurcholis Madjid, masyarakat
madani adalah masyarakat yang merujuk pada masyarakat Islam yang pernah
dibangun Nabi Muhammad saw. di negeri Madinah. Masyarakat sebagai kota atau
masyarakat yang berkeadaban dengan ciri antara lain egalitarianisme, menghargai
prestasi, keterbukaan, penegakan hukum dan keadilan, toleransi dan pluralisme,
serta musyawarah.
Gellner
Menurut Gellner (1995: 23),
masyarakat madani merupakan sekelompok institusi/ lembaga dan asosiasi yang
cukup kuat untuk mencegah tirani politik, baik oleh negara maupun
komunal/komunitas. Ciri lainya yang menonjol adalah adanya kebebasan individu
di dalamnya, di mana sebagai sebuah asosiasi dan institusi, ia dapat dimasuki
serta ditinggalkan oleh individu dengan bebas.
Anwar Ibrahim
Masyarakat madani adalah masyarakat
ideal yang memiliki peradaban maju dan sistem sosial yang subur yang diasaskan
kepada prinsip moral yang menjamin keseimbangan antara kebebasan perorangan
dengan kestabilan masyarakat, yaitu masyarakat yang cenderung memiliki usaha
serta inisiatif individu baik dari segi pemikiran seni, pelaksanaan
pemerintahan untuk mengikuti undang-undang bukan nafsu, demi terlaksananya
sistem yang transparan.
Nurcholish Madjid
Masyarakat madani adalah suatu
tatanan kemasyarakatan yang mengedepankan toleransi, demokrasi, dan berkeadaban
serta menghargai akan adanya pluralisme (kemajemukan).